Apa yang paling berat dilalui saat berpisah dengan seseorang yang sudah bersama kita selama bertahun-tahun?
Bukan,, bukan mengobati luka hati kita,, karena harapan baru akan muncul dalam wujud laki-laki lain dengan berjalannya waktu,, tapi justru menghadapi dunia di sekitar kita yang selama bertahun-tahun juga melihat kita bersama seseorang tersebut,, sehingga saat hubungan kandas,, sepertinya belum cukup memberitahu hati kita untuk tidak patah hati tapi kita seperti berhutang memberitahukan juga kepada dunia sekitar kita dan menghibur mereka supaya mereka ga kecewa,, seperti orang tua kita, saudara kita, teman-teman kita, dan entah berapa banyak orang lain lagi yang taw-menaw kisah kita,, seakan-akan mereka lebih terluka dari diri kita sendiri,,
Apakah segala sesuatu harus butuh penjelasan dan alasan? ‘Cinta’ kan ga perlu pake alasan termasuk ‘ga cinta’!!
Setengah tahun telah berlalu,, tapi masih saja kudengar ibuku menyesalkan kenyaataan yang terjadi,, dan parahnya lagi menganggap kesalahan pasti pasti pada diriku,, hahhhh,, (mendesah),, mungkin beliau benar,, belum lagi sanak keluarga yang juga merasa sayang menerima kenyataan,, *sebenernya yang pacaran siapa sih?*,, setiap kali ada acara keluarga,, ketidakhadirannya pasti mengundang segudang (hey that rhymes!) pertanyaan,,
“Kenapa?”
“Kok bisa?”
“Apa masalahnya?”
“Sayang lho,,”
Karena merasa dikejar-kejar dengan pertanyaan-pertanyaan ini mungkin yang kadang-kadang bikin gw pengen lari,, mungkin jg pengen balik lagi,, tersirat pemikiran mungkin aku mengambil keputusan yang salah,, Tapi apa gw seorang pelakon pesinetronan Indonesia? Membuat orang lain puas menonton sementara gw sendiri?!,, lagi-lagi gw bilang ke diri gw sendiri,, *Aku harus menyederhanakan kebahagiaanku, dan menerima ini semua sebagai pertanggung jawaban hidupku,,*
(Kupu-kupu bersayap gelap-red),,
I take the choice I have to take the risks also,, although it wasn’t easy,, it really wasn’t,,
Merasa kelelahan berlari terus,, seperti bola ping-pong,, I don’t know where am I,, these feelings driving me nuts!!,, Seperti sudah seharusnya dilakukan sejak dulu kala,, maksud gw sejak perpisahan itu, membuang foto-fotonya ke tempat sampah,, mungkin besok surat-suratnya,, kemudian hadiah-hadiahnya,, lalu melupakan semuanya,, udah terlalu lama gw terpuruk ma kesedihan gw,, harapan kosong gw,, kebingungan gw,, sehingga gw pun tersesat,, WAKE UP, ICCA!!,, WAKE UP!!
say =D
It is too long not to share with you again, then.. I’M surprised!
thats you. yes! u r right. semua yang kamu tulis benar adanya.
memang situasi dan lingkungan yang membuat segalanya semakin rumit, semakin membingungkan, semakin membuat sesak…
berdiam diri..
mendekatlah kepadaNYA
dan kamu akan temukan jawabannya, sendiri……
say, miss you!