Memoar Sebuah Cinta
September 22, 2008 by Icca
Terkadang kita melupakan hal-hal yang pernah kita lakukan dan yang pernah kita ucapkan baik secara sengaja maupun tidak sengaja,, karena keterbatasan ruang dalam otak kita tentu saja sementara peristiwa hidup terus terjadi setiap detik waktu,,
Menulis blog ternyata sangat menguntungkan karena kita dapat mengingat kembali hal-hal yang kita lupakan ini,, karena kita telah bersusah payah untuk mengetik,, mengedit,, mengcopy,, mengpaste,, dan mengpost cerita kita di blog,, dengan kata lain kita telah mendokumentasikan peristiwa hidup kita dalam sebuah blog,,
Seperti kalimat dibawah ini yang sangat menyentuh jiwaku,, tapi aku telah melupakannya,, tapi aku mengingatnya kembali karena blogku yang selain untuk melepas segala ‘pemikiran’ ternyata juga merupakan sebuah dokumentasi peristiwa dalam kehidupan seorang anak manusia bernama Icca yang bisa dibaca kembali untuk merefresh pikiranku,,
Mengapa orang tidak merasa bahagia?
Karena dia berusaha mengurung kekuatan murni cinta meresap dalam jiwanya. Dia seharusnya memberi jalan bagi kekuatan itu untuk memanifestasikan diri setiap hari dengan cara yang dipilihnya sendiri, dan membiarkan kekuatan itu menuntunnya. Tetapi untuk melakukannya sangatlah sulit karena kekuatan itu dihadang oleh berbagai macam hal yaitu oleh rasa putus asa, takut, kesepian, dan usaha untuk mengendalikan hal-hal yang tak bisa dikendalikan.
-Paulo Coelho-
Blog ini,, sebagai ‘Memory’ku,, Akan kujadikan sebuah peringatan untuk diriku sendiri jika kelak ada penyesalan yang harus kulalui walaupun aku sangat tidak mengharapkannya,, tapi entah siapa yang tahu bagaimana jadinya kehidupan kita kelak,,
Maka disini kutuliskan bahwa aku secara sadar,, tanpa terpengaruh rasa putus asa, takut, kesepian, gengsi atau keterpaksaan dari pihak manapun,, aku menjalani ini dengan segala keiklasan yang aku miliki,,
Sebagai wujud penghargaan diriku terhadap sebentuk rasa dalam hatiku,, sekecil apa pun bentuknya dan dari segala ketidakabadiannya di dalam hatiku ini,, tapi itu ada dalam hatiku,, dan kurasa itu Cinta,,
Sebelum dia beranjak akan kubiarkan dia tinggal dalam hatiku selama yang dia inginkan,,
Itu saja,,
Aku sadar aku mulai putus apa,, takut,, kesepian,, dan aku mati-matian berusaha mencari-cari alasan kenapa ini begini dan kenapa itu begitu,, Tapi aku juga jadi mengingat sebuah kalimat,, ‘Cinta tidak perlu pakai alasan’ dan ‘Cinta tidak mengenal gengsi,,’
Oleh karena itu,, Mari kita bicara JUJUR disini,,
Tanpa ada gengsi,, tanpa takut,, tanpa keterpaksaan,,
Walaupun tidak mudah mengakui ini semua tapi,,
“Aku mencintaimu tanpa tahu Bagaimana, atau Kapan atau Darimana. Aku mencintaimu dengan terus terang,, tanpa kerumitan atau harga diri,, Jadi aku mencintai karena aku tidak tahu cara lain selain ini,,”
love is cinta….
*bkn jdl pilem loh….*
but,,
love is the love itself….
*_*