Apakah ini Cinta???
October 6, 2008 by Icca
Aku bisa saja menyatakan rasa cintaku dengan jujur dan terbuka,, tanpa terbebani apa pun,, tanpa peduli orang yang padanya kuungkapkan rasa cintaku bisa menerima dengan jujur dan terbuka juga,, atau apakah dia juga merasakan hal yang sama denganku atau tidak,, tanpa peduli apakah dia bisa mempercayai apa yang kunyatakan padanya mengingat aku adalah wanita yang tidak memiliki kemampuan untuk mencinta dengan tulus dan ikhlas,, karena pada saat aku berada diposisinya aku juga tidak bisa mempercayai dengan gamblang “Apakah itu benar Cinta?”,,
Seorang teman,, yahhh,, teman,, *teman yang bagiku akan selamanya berstatus teman*,, tanpa peringatan apa pun sekonyong-konyong menyatakan cintanya padaku,, dengan jujur dan terbuka,, tanpa terbebani apa pun,, tanpa peduli padaku yang dia ungkapkan rasa cintanya bisa menerima dengan jujur dan terbuka juga,, atau apakah aku merasakan hal yang sama atau tidak,, tanpa peduli apakah aku bisa mempercayai apa yang dia nyatakan padaku,, dan sungguh aku tidak percaya bahwa yang dia nyatakan itu Cinta,, entah itu apa tapi itu bukan Cinta bagiku,, sehingga aku pun dengan mudahnya menolak mentah-mentah,,
Aneh bukan,, di satu sisi aku bisa dengan mudah menyatakan Cintaku,, dan aku yakin itu merupakan suatu kejujuran dalam hatiku,, tak perlu diragukan atau dipertanyakan lagi,, dan aku ingin dia yang kepadanya cintaku kunyatakan menerimanya,, tetapi di sisi lain aku tidak bisa mempercayai dan menerima suatu pernyataan cinta orang lain padaku,, padahal besar kemungkinannya dia juga merasakan cinta yang jujur dan tanpa keraguan seperti yang aku rasakan,, Inilah yang membuat aku mempertanyakan kembali ‘Cintaku’ padanya,, Apakah itu benar-benar Cinta?,,
Bisakah itu dikatakan cinta hanya karena aku sering jadi kik-kuk dan salah tingkah saat berbicara dengannya?
Atau hanya karena aku tak peduli bagaimana dia datang dan pergi seenak udelnya?
Atau bagaimana keberadaanya antara ada dan tiada dalam kehidupanku tapi aku tetap merasa tenang?
Sudah cukupkah perasaan tenang dan nyaman saat berada di sisihnya untuk dikatakan itu Cinta?
Jika itu bisa dikatakan Cinta,, maka aku pun akan mulai mempertanyakan kewarasan akal sehatku,, Apakah aku begitu kesepian,,, begitu putus asa,, begitu bodoh dan tersesat hingga merasakan hal-hal yang tidak nyata?
What’s happening to me?
What do you really feel, so it does…
Semangat,, ayo buka pikiran positif dalam hidup,, jangan menciptakan pikiran2 negatif…
i know u are tough girl…
kalau engkau masih bertanya apakah engkau waras, itu artinya memang masih waras, hehehe…
cinta hadir dalam banyak wajah, neng.